Sistem manajemen sekolah Indonesia
Jalankan sekolah dengan tenang—semua tim bergerak dari data yang sama.
SIM Sekolah menyatukan akademik, presensi, nilai, keuangan, komunikasi, dan dokumen dalam satu ruang kerja yang mengikuti peran setiap pengguna.
Untuk kepala sekolah, tata usaha, guru, bendahara, siswa, dan wali.
- Review 3 pengajuan izinPresensi • sebelum 10.003
- Validasi pembayaran baruKeuangan • 5 transaksi5
- Rapor menunggu persetujuanAkademik • Kelas XII4
Masalahnya bukan kurang kerja keras
Ketika data tersebar, hal kecil cepat menjadi masalah besar.
Jadwal ada di satu file, presensi berpindah lewat chat, tagihan direkap ulang, dan dokumen tersimpan di banyak tempat. Tim bekerja keras, tetapi keputusan tetap terlambat.
Waktu habis untuk mengejar data
Staf mengulang input dan menyusun kembali laporan yang seharusnya sudah tersedia.
Tindak lanjut mudah terlewat
Izin, nilai, tunggakan, dan pesan penting tidak memiliki antrean kerja yang jelas.
Kepercayaan ikut dipertaruhkan
Sekolah membutuhkan informasi yang tepat, akses yang sesuai, dan perubahan yang dapat ditelusuri.
Menjalankan sekolah seharusnya tidak bergantung pada siapa yang memegang spreadsheet terakhir.
Anda memimpin. Sistem membantu menata alurnya.
Satu ruang kerja yang mengikuti cara sekolah bekerja.
Setiap peran membutuhkan informasi dan tindakan yang berbeda. Karena itu, SIM Sekolah menghubungkan workflow harian tanpa menghilangkan kontrol, persetujuan, dan tanggung jawab manusia.
Akademik
Alur belajar tetap selaras
Struktur kelas, jadwal, presensi, nilai, rapor, dan kenaikan kelas berada dalam alur yang berkesinambungan.Keuangan
Lebih mudah ditindaklanjuti
Tagihan, pembayaran, rekonsiliasi, kuitansi, dan pengingat privat ditinjau dari sumber yang sama.Komunikasi
Sampai ke orang yang tepat
Periksa penerima sebelum mengirim. Siswa dan wali hanya melihat informasi yang menjadi haknya.Kendali
Keputusan memiliki jejak
Persetujuan, perubahan penting, dokumen, dan laporan dapat ditinjau kembali sesuai kewenangan.Rencana yang jelas
Mulai dengan tiga langkah.
Mulai dari fondasi sekolah, jalankan pekerjaan harian, lalu gunakan satu dashboard untuk melihat apa yang perlu diselesaikan berikutnya.
- 1
Siapkan struktur sekolah
Tentukan unit, tahun ajaran, kelas, pengguna, peran, dan cakupan akses.
- 2
Jalankan workflow harian
Kelola jadwal, presensi, nilai, tagihan, komunikasi, serta dokumen dari ruang kerja masing-masing.
- 3
Pantau dan tindak lanjuti
Gunakan dashboard, laporan, dan histori untuk mengetahui apa yang perlu diselesaikan berikutnya.
Jangan biarkan yang penting terlewat
Pekerjaan sekolah tidak seharusnya hilang di antara file dan percakapan.
Tanpa satu alur kerja bersama, sekolah terus membayar dengan waktu, data ganda, tindak lanjut terlambat, dan laporan yang harus disusun kembali.
Yang utama tetap proses belajarGambaran sukses
Setiap pagi dimulai dengan prioritas yang lebih jelas.
Kepala sekolah melihat hal yang membutuhkan perhatian. Guru membuka jadwal dan presensi. Bendahara memantau tagihan. Tata usaha menyiapkan dokumen. Siswa dan wali menerima informasi yang relevan—tanpa membuka data yang bukan miliknya.
Tim tetap memegang kendali. Sistem membantu setiap orang bergerak dengan konteks yang sama.Buka ruang kerja sekolah
Keamanan yang mengikuti konteks
Terbuka untuk yang berhak. Tertutup untuk yang tidak.
Akses dan tindakan mengikuti kewenangan nyata di sekolah, bukan sekadar menu yang disembunyikan.
- Akses mengikuti peran, unit, kelas, serta hubungan siswa dan wali.
- Tindakan penting memiliki histori dan audit yang dapat ditinjau.
- Lampiran belum bersih tidak dapat dikirim atau diunduh.
- Akses istimewa dilindungi MFA dan dapat dicabut.
- Backup terenkripsi dan proses restore memiliki drill tersendiri.
Pertanyaan umum
Yang perlu diketahui sebelum mulai.
Apakah SIM Sekolah bisa digunakan melalui ponsel?
Workflow utama dirancang responsif untuk desktop dan ponsel, termasuk presensi serta portal wali.
Apakah semua pengguna melihat data yang sama?
Tidak. Menu, data, dan tindakan mengikuti peran serta cakupan akses pengguna.
Apakah semua modul harus diaktifkan sekaligus?
Tidak. Modul dapat diaktifkan sesuai kebutuhan unit dan tahap penerapan sekolah.
Bagaimana siswa dan wali mengakses informasi?
Mereka memakai portal khusus dan hanya menerima informasi yang terikat pada identitas atau hubungan aktifnya.
Satu sekolah. Satu konteks.
Siap menjalankan sekolah dari satu ruang kerja?
Masuk untuk melanjutkan operasional sekolah Anda. Belum memiliki akun? Hubungi administrator sekolah untuk aktivasi.